Effort
"Vi, coba ulurkan tanganmu sambil berdiri di samping Yasmin." Vivi menaikkan sebelah alisnya, bertanya melalui tatapan mata, tapi karena tak kunjung diberi jawaban jelas ia toh menurut—berdiri di samping gadis mungil yang telah lebih dulu mengulurkan tangan dan menyisingkan lengan baju, memperlihatkan jelas kulit putih mulusnya yang— —oh. "Nggak jadi, ah," ia berbalik, berjalan lagi ke tempat duduknya. "Udah jelas, 'sih, kalau aku yang lebih hitam daripada Yasmin." Julian cengengesan. "Makanya coba pake krim pemutih gitu, lho... 'kan jadinya nggak sepadan kalau kalian berdua jalan bareng." "Peeeeduli banget! Manisnyaaaa!" . . . "Vi, kamu pake lotion ini?" Dea mengangkat botol lotion yang dimaksud tepat ketika Vivi menoleh. "Oh. Iya. Dulunya." "Dulunya? Jadi sekarang nggak lagi?" "Iya, udah nggak lagi sekarang." "Kenapa?" Vivi menjawab dengan sikap acuh t...