Posts

Showing posts with the label installment: konstelasi

Konstelasi: Aries

Prompt: Cancer  - Both characters get into an argument. Characters: Leo Ilias, Pisces Lugonis . . . "Serahkan surat itu padaku." Ilias mengangkat sebelah alisnya. Tatapannya berpindah-pindah; dari amplop yang baru saja ia temukan tergeletak di lantai dan kini berada di tangannya, kepada Lugonis, lalu kembali ke sang amplop. Amplop sederhana nan tipis berwarna putih yang biasa dijual murah di toko alat tulis. Tidak ada tulisan apa-apa di permukaannya, jadi ia tidak bisa menilai apakah surat ini ditujukan pada Lugonis atau... buatan Lugonis. Ia jadi tidak ingin menyerahkannya. "Maaf, Lugonis, tapi kau harus punya alasan yang jelas kalau kau mau aku menyerahkan surat ini padamu." Lelaki berambut merah bata itu mengerutkan dahinya dalam-dalam. "Kenapa harus begitu? Itu bukan suratmu, kau tidak punya hak untuk seenaknya menentukan aturan itu." "Benar, dan ini juga bukan suratmu, jadi kau tidak punya hak untuk memerintahku agar memberikanny...

Konstelasi: Orion; another

“ Koefisien kriminalitas di atas 140. Subyek penangkapan. Pengaman akan dilepaskan. Bidik dengan tenang dan kendalikan target. ” Suara tembakan terdengar segera setelah instruksi di telinganya selesai diucapkan. Bidikannya sukses mengenai target, membuat kriminal tersebut pingsan dan jatuh ke lantai yang basah akibat hujan sore tadi. Dua orang berjalan mendekati lelaki yang tak sadarkan diri itu. Salah satunya, yang memiliki surai panjang berwarna merah menyala, mengeluarkan borgol dari dalam jas dan memasangkannya pada pergelangan tangan buruan mereka. “Ahli nujum, Byaku. Kau ditangkap.” Bunyi ‘klik’ nyaring dan si rambut merah menghela napas lega. Proses penangkapan telah selesai. Partner kerjanya, seorang lelaki sebayanya yang berambut emas bergelombang, mengontak seseorang dengan gelang komunikasi. “Yo, Saga. Bagianku dan Camus—” “ Inspektur Camus, Milo,” si rambut merah menghardik. “—sudah selesai, ‘nih.” Milo menyeringai, tak menggubris pembetulan dari...

Konstelasi: Orion

Prompt: Orion – Dua karakter berburu bersama Karakter Yang Digunakan: Undertaker, Asch the Bloody . . . Suara ledakan tawa membuat aktivitas di kelab malam itu terhenti sesaat. Semua tatapan mata segera tertuju ke satu arah—ke arah sumber suara, yaitu counter bar. Seorang lelaki dengan rambut berwarna abu keperakan dapat terlihat di sana, bahunya gemetar naik turun ketika kekehnya tak kunjung berhenti. Bartender yang melayaninya berdiri kaku di balik counter , tak tahu harus berbuat apa. Pelanggan-pelanggan lainnya yang juga duduk mengitari counter , memilih untuk menjauh kecuali satu: seorang pria muda dengan rambut merah yang diikat. Meskipun ia tetap berada di tempat duduknya, yang notabene tepat di samping si rambut abu-abu, tapi ekspresi wajahnya jelas menyiratkan bahwa ia ingin pura-pura tidak kenal atau mendadak berubah menjadi invisibel. “Demi Thanatos,” desah si rambut perak setelah tawanya reda, “sudah lama aku tidak mendengar lelucon sebagus itu, bartender. Seand...

Konstelasi: Cancer

Prompt: Cancer - Character A tries to calm character B Characters: Leo Regulus, Agasha . . . Ketika ia mendengar berita tentang kematian Albafica, dengan segera Regulus berlari ke arah Makam Saint. Kepalanya menoleh ke sana kemari, mencari-cari dengan pandangan matanya yang tajam sekiranya yang mana makam dari Saint Pisces tersebut dari sekian banyak kuburan yang ada di sana. Tidak butuh waktu lama baginya, karena ketika ia melihat ke suatu arah, sosok seseorang yang lumayan familiar tertangkap dalam jarak pandangnya dan ia langsung tahu bahwa itulah makam yang dicarinya. Karena seseorang yang tengah berdoa di hadapan makam itulah yang sebenarnya ia cari. "Agasha!" Yang dipanggil menoleh dan terlihat terkejut melihatnya berlari mendekat. "Regulus- sama ! A-apa yang Anda lakukan di sini...?" Regulus berhenti berlari ketika ia tiba di hadapan gadis yang usianya hanya beberapa tahun lebih muda darinya itu. Namun, bukannya langsung menjawab sapaan Agash...

Konstelasi: Sagittarius

Prompt: Sagittarius  - Character A teaches character B a skill Characters: Hornet Sonia, Horologium Tokisada . . . Ini konyol. Konyol. Konyol level raja seluruh lautan di alam semesta ini. Sejak kecil, ia, yang meskipun anak pertama namun dilahirkan dengan jenis kelamin perempuan, ditakdirkan untuk membantu Eden, adik laki-lakinya yang kelak akan menjadi pemimpin di muka bumi. Untuk masa depan yang akan mereka capai itu, ia mulai belajar segala hal yang diperlukan untuk menjadi petarung yang hebat, agar nantinya ia bisa memerangi siapapun yang mengancam keselamatan sang adik. Kedua orang tuanya mendukung niatnya ini dengan memberinya pelatih-pelatih handal, dan dengan bantuan mereka perlahan-lahan ia berkembang. Meskipun latihan yang ia jalani begitu berat untuk ukuran perempuan, ia tidak pernah mengeluh atau patah semangat, karena ia tahu orang tuanya memilihkan yang terbaik untuknya dan ia ingin mereka merasa bangga saat ia menjadi lebih kuat setelah menjalani semuanya. ...