Pengkhayal
Mengkhayal menurutnya begitu menyenangkan.
Mengkhayalkan sebuah adegan seru atau manis adalah yang paling sering ia lakukan, di mana kemudian ia akan menuangkannya dalam bentuk kata-kata, menggubahnya menjadi kisah yang dipandangnya menarik.
Mengkhayalkan sesuatu yang lucu ketika pengajar memberikan materi kuliah juga tak jarang ia lakukan, dan lagi biasanya muncul juga ide-ide untuk menjadikannya sebuah kisah pendek.
Mengkhayal dan mengkhayal.
Karena ia percaya khayalan adalah salah satu dari segelintir hal yang mampu menyelamatkannya dari kegilaan dunia nyata.
Mengkhayal, bahkan ketika ia sedih dan marah.
Mengkhayalkan apa yang akan ia katakan kepada seseorang yang membuatnya naik pitam, namun berakhir tak bisa ia keluarkan karena sisi rasionalnya cukup kuat untuk menahan dirinya dari mengatakan hal-hal yang tidak seronok, yang akan memperburuk citra dirinya.
Mengkhayalkan apa yang akan ia cerocoskan ketika memijat deretan angka pada ponselnya, ketika dadanya sesak dan tak kuat menahan lagi.
Meskipun berakhir tak bisa ia tumpahkan seluruhnya, ketika suara lembut yang menyahut panggilannya masuk ke dalam telinga, mencapai gendang telinga, ditransfer ke otak, dan mengaktifkan syaraf yang membuat saluran air matanya membuka.
Mengkhayal...
Mengkhayalkan sebuah adegan seru atau manis adalah yang paling sering ia lakukan, di mana kemudian ia akan menuangkannya dalam bentuk kata-kata, menggubahnya menjadi kisah yang dipandangnya menarik.
Mengkhayalkan sesuatu yang lucu ketika pengajar memberikan materi kuliah juga tak jarang ia lakukan, dan lagi biasanya muncul juga ide-ide untuk menjadikannya sebuah kisah pendek.
Mengkhayal dan mengkhayal.
Karena ia percaya khayalan adalah salah satu dari segelintir hal yang mampu menyelamatkannya dari kegilaan dunia nyata.
Mengkhayal, bahkan ketika ia sedih dan marah.
Mengkhayalkan apa yang akan ia katakan kepada seseorang yang membuatnya naik pitam, namun berakhir tak bisa ia keluarkan karena sisi rasionalnya cukup kuat untuk menahan dirinya dari mengatakan hal-hal yang tidak seronok, yang akan memperburuk citra dirinya.
Mengkhayalkan apa yang akan ia cerocoskan ketika memijat deretan angka pada ponselnya, ketika dadanya sesak dan tak kuat menahan lagi.
Meskipun berakhir tak bisa ia tumpahkan seluruhnya, ketika suara lembut yang menyahut panggilannya masuk ke dalam telinga, mencapai gendang telinga, ditransfer ke otak, dan mengaktifkan syaraf yang membuat saluran air matanya membuka.
Mengkhayal...
Comments
Post a Comment