Scraped: 17 Agustus

Tiga sekawan asal Bluegraad berkumpul, membicarakan kejadian-kejadian konyol saat berlomba tadi. Namun di saat Unity akan mengungkit-ungkit masalah dandanan para dewa-dewi di lomba merias, Seraphina menguap kecil dan hal itu tidak lolos dari pengamatan kedua lelaki yang berdiri di dekatnya.

“Kak, sebaiknya kau pergi istirahat duluan saja,” ujar Unity lembut, khawatir dengan kondisi kakaknya.

“Biar saya antarkan ke kamar Anda,” tambah Dégel, sama cemasnya.

Seraphina tersenyum tipis. Pipinya merona, malu dan merasa bersalah karena sudah membuat keduanya mengkhawatirkannya. “Tidak usah, Dégel. Silakan kau dan Unity menikmati pestanya. Kalau sekedar berjalan ke kamar, aku masih sanggup.”

“Tidak, tidak. Lebih baik kau antarkan dia, Dégel.” Unity dengan tanggap memegangi pundak Dégel dan Seraphina, mendorong mereka keluar dari ruang pesta. “Ini tempat asing, bisa-bisa kau tersesat, Kak. Biarkan Dégel mengantarmu.”

Tubuh pinjaman Poseidon itu hanya bisa pasrah dan membiarkan Dégel membimbingnya berjalan di koridor bangunan, menuju kamar yang disiapkan bagi anak buah Poseidon. Keduanya diam selama perjalanan ke kamar.

Comments

Popular posts from this blog

Scrapped: EC-8

Scrapped: Raijin no Keifu

Konstelasi: Sagittarius