"Tengok ke arah barat. Apa yang kau lihat?"

Mikado menaikkan sebelah alisnya tanda bingung. Tapi toh ia tetap melakukan perintah Kouchou dan melihat ke sebelah kiri.

"Pohon sakura."

"Itu saja?"

"Batu besar yang biasa dipakai duduk bocah-bocah di sini."

"Itu saja?"

"... Tanah dalam kondisi setengah lumpur karena hujan pagi tadi?"

"Itu saja?"

Mikado mengerutkan dahi, semakin bingung dan berganti menoleh ke arah Kouchou. "Memangnya ada apa lagi? Dan apa hubungannya apa yang kulihat di sebelah sana dengan jawabanmu atas lamaranku tadi?"

Satu helaan napas dan satu kalimat penolakan.

"Kalau kau memang tidak bisa melihat apa yang kulihat, lupakan saja keinginanmu untuk memperistriku, Pak Tua."

Comments

Popular posts from this blog

Scrapped: EC-8

Scrapped: Raijin no Keifu

Konstelasi: Sagittarius