Scrapped: A-16
Lalu, dirasakannya sepasang tangan yang besar berbalut sarung tangan yang terbuat dari emas merengkuhnya dari belakang, mengejutkannya. Warna biru dari kepala yang bersandar secara mendadak di bahunya cukup familiar, sehingga tak perlu melihat wajah si penyerang pun Albafica bisa mengenalinya.
“Manigoldo, lepaskan aku.” Suaranya tersendat, dan usahanya untuk terdengar tegas menolak sentuhan kulit tersebut hancur berantakan.
“Kau boleh terus menangis kalau kau mau, tahu.”
Kalimat Manigoldo membuat deretan protes yang akan diutarakan Albafica berikutnya berhenti di ujung tenggorokan.
“Kau boleh berteriak seperti orang sinting, meraung memanggil nama gurumu, berdukacita akan kepergian beliau sampai berbulan-bulan atau apa. Tapi, kau tahu beliau tidak akan kembali meskipun kau lakukan semua itu, ‘kan?”
Sesenggukannya belum berhenti.
“Kau tahu beliau malah akan sedih kalau kau murung terus seperti ini. Oke, aku mungkin tidak terlalu dekat dengan beliau, tapi, dia tidak jauh berbeda dengan Pak Tua yang mendidikku itu, kau tahu. Meskipun metode didikannya lumayan keras, ia melakukannya agar aku dapat bertahan hidup dan mendapatkan kebahagiaanku.”
“Manigoldo, lepaskan aku.” Suaranya tersendat, dan usahanya untuk terdengar tegas menolak sentuhan kulit tersebut hancur berantakan.
“Kau boleh terus menangis kalau kau mau, tahu.”
Kalimat Manigoldo membuat deretan protes yang akan diutarakan Albafica berikutnya berhenti di ujung tenggorokan.
“Kau boleh berteriak seperti orang sinting, meraung memanggil nama gurumu, berdukacita akan kepergian beliau sampai berbulan-bulan atau apa. Tapi, kau tahu beliau tidak akan kembali meskipun kau lakukan semua itu, ‘kan?”
Sesenggukannya belum berhenti.
“Kau tahu beliau malah akan sedih kalau kau murung terus seperti ini. Oke, aku mungkin tidak terlalu dekat dengan beliau, tapi, dia tidak jauh berbeda dengan Pak Tua yang mendidikku itu, kau tahu. Meskipun metode didikannya lumayan keras, ia melakukannya agar aku dapat bertahan hidup dan mendapatkan kebahagiaanku.”
Comments
Post a Comment