Nakhes

Hari yang ditunggu-tunggu Fudou tiba. 

Tepat sebelum acara makan pagi dimulai, seekor burung hantu mendatangi rumah keluarganya, membawa sepucuk surat untuknya. 

Laporan nilai OWL-nya. 

Sebenarnya, ia cukup percaya diri dengan hasil ujiannya. Bagaimanapun, ia adalah salah satu murid terbaik dari asrama Ravenclaw. Laporannya pasti akan penuh dengan nilai Outstanding atau setidaknya Exceeds Expectations. 

Tapi, melihat hasilnya di depan kedua orang tuanya itu… 

"Ada apa, Fudou?" 

Suara ibunya mengagetkannya. Ternyata sedaritadi ia melamun memandangi amplop yang masih tersegel rapi. 

"Tidak ada apa-apa, kok, Mam." 

"Kenapa tidak langsung dibuka?" Giliran ayahnya yang bertanya. Ada seringai lebar di wajah pria berkulit hitam itu. "Kalau tidak mau, aku saja yang--ouch!" 

Ibunya mengirim delikan tajam ke arah suaminya, yang diabaikan karena rasa sakit di jari-jari kakinya lebih menyita perhatian. Fudou tersenyum kecil. Ayah dan ibunya selalu bisa membuatnya lebih rileks. 

"Kalau kau tidak mau membacanya di depan Pita dan Mam, ya, tidak masalah, Fudou." 

"Tidak… tidak apa, kok." 

Meraih amplop tersebut, Fudou membuka segelnya. Mata dengan warna iris berbeda itu menelusuri barisan kalimat yang tertera di dalam suratnya sementara orang tuanya menunggu. 

Menunggu senyuman dari kebanggaan mereka itu. 

.
.
.
Nakhes: proud pleasure from the success of one's child 
Pita: Ayah 
Mam: Ibu

Comments

Popular posts from this blog

Scrapped: EC-8

Scrapped: Raijin no Keifu

Konstelasi: Sagittarius