Linkage #1

Hari itu hari terbaik di Sanctuary. Matahari dan awan bekerja sama dengan baik, menghangatkan area di sekitar tanah suci milik Dewi Athena itu dengan intensitas yang cukup. Angin pun berhembus sesekali, lembut dan membawa efek soporik yang bagi beberapa orang begitu menyebalkan karena berkali-kali mereka harus mengingatkan diri sendiri untuk fokus kepada pekerjaan yang sedang dilakukan.

Hanya Ilias yang memilih untuk mengesampingkan segala kewajibannya sebagai calon Saint dan berbaring telentang di sebuah padang rumput tak jauh dari Sanctuary, menikmati hari terindah yang dianugerahkan alam.

Selain itu, ada satu lagi faktor yang menurutnya berkontribusi membuat hari ini menjadi hari terbaik di tahun itu, meski hanya terbatas untuk dirinya pribadi.

"I. Li. As!"

Ilias membuka sebelah matanya, melihat sosok yang mendekatinya dengan langkah menghentak-hentak. Begitu tiba di dekatnya, sosok itu langsung berjongkok dan mencubit pinggangnya, membuatnya meringis.

"Kenapa kau bolos latihan lagi, heh? Kratos mencari-carimu sepanjang hari, tahu."

Pemuda berambut cokelat itu bergelung ke samping, mencoba menghindari serangan cubitan yang diarahkan padanya. "Aku tidak ingin latihan hari ini, Rischa."

Sosok yang dipanggilnya Rischa itu mengenakan sebuah topeng untuk menutupi parasnya, karena ia adalah salah seorang Saint perempuan di Sanctuary. Namun Ilias bisa menduga bahwa di balik topeng itu, Rischa sedang mengernyit heran. "Kenapa?"

"Karena hari ini terlalu indah untuk dilewati dengan berlatih. Coba kau rasakan sendiri."

Sesaat tak ada respon dari Rischa. Ilias pun tahu bahwa wanita berambut cokelat itu mengerti apa yang dimaksud olehnya, karena sejenak kemudian ia seperti tergoda untuk ikut berbarung di rerumputan dan menikmati hari. Tapi kemudian Rischa tersadar dan menghentikan dirinya.

"Jangan membujukku, kucing bandel!" Ia mencubiti Ilias lagi, kali ini berhasil membuat si pemuda bangkit ke posisi berdiri. "Cepat kembali ke arena berlatih sebelum Kratos mengamuk. Kalau kau berhasil menyelesaikan latihan untuk hari ini, kau akan kupertemukan dengan seseorang."

Kata 'seseorang' itu menarik perhatian Ilias. "Maksudmu, orang yang kau bawa ke sini tadi pagi?"

"Kau tahu?"

"Seekor burung kecil mengabariku."

Rischa tertawa ringan. Ilias tidak bercanda, dan itulah yang membuat ucapannya tadi lucu. "Yah, kau benar. Dia muridku... calon pewaris Zirah Pisces."

Comments

Popular posts from this blog

Scrapped: EC-8

Scrapped: Raijin no Keifu

Konstelasi: Sagittarius