Pacar

Disclaimer: Prince of Stride Alternative © FiFS, Kadokawa

--

Liburan musim dingin bagi anak kelas 3 SMA bukanlah waktunya bersantai. Ujian masuk universitas menanti, sehingga bagi mereka yang ingin masuk ke universitas yang bagus, terpaksa menghabiskan sebagian besar waktu berkutat dengan soal latihan.

Tomoe, meskipun memenuhi kualifikasi sebagai anak kelas 3 SMA yang hendak melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tidak mengikuti rutinitas itu.

Sebagai seorang yang pandai melakukan apa saja, ia tidak hanya jenius dalam soal olahraga lari, namun nilai-nilai akademisnya pun lumayan. Alhasil, ia mendapatkan tawaran dari berbagai universitas untuk masuk melalui jalur rekomendasi.

Jadi, sementara anak-anak lain memusingkan nilai dan mencemaskan apakah mereka dapat lulus ujian masuk perguruan tinggi yang mereka inginkan, Tomoe malah pusing harus menentukan universitas mana yang hendak ia terima tawarannya.

Maka dari itu, memanfaatkan waktu liburan, ia pamit pulang ke rumah keluarganya. Meskipun orang tuanya tipe yang membebaskan anak-anaknya untuk memilih jalur yang mereka sukai asalkan berdampak positif, ia merasa bersemedi menanti petuah di rumah lebih baik daripada bertahan di asrama sekolah dan dilempari tatapan iri oleh sesama anak kelas 3 ketika berkeliaran di sana.

"Tadaima."

"Ah, okaeri, Tomoe!"

Mendengar sahutan dari suara adiknya yang familiar membuat Tomoe tersenyum. Dari suaranya, kelihatannya sang adik sedang berada di ruang keluarga, sehingga ia pun melangkahkan kaki ke arah yang dimaksud.

Tanpa disangkanya, ia menemukan Riku tidak sendirian di sana, melainkan duduk berdua dengan salah seorang yang dikenalnya sebagai anggota klub Stride SMA Hounan.

Bukan, bukan si Relationer yang rupanya anak gadis pelatih di klub Stride sekolahnya.

"... Doumo. Maaf mengganggu."

"... Ah, tidak, tidak apa, 'kok. Etto... Fujiwara-kun?"

Pemuda yang diingatnya bernama Fujiwara Takeru itu mengangguk sopan, masih mempertahankan posisinya duduk di samping Riku, yang membuat Tomoe tetap mengernyit. Bagaimana tidak? Dua orang itu duduk berdekatan sekali. Sampai-sampai lutut mereka bersentuhan.

Ah, tapi kalau mereka bersahabat, rasanya wajar. Dulu, dia dan Kyousuke juga Heath pun sering duduk berhimpitan di dalam bus.

"... Riku, ayah dan ibu di toko, ya?"

"Hn? Ah, iya."

"Aku mau memberi salam ke mereka dulu. Silakan lanjutkan obrolan kalian."

Mengangguk ringan, ia tidak menoleh lagi ketika melangkah keluar dari ruangan, berganti arah menuju area depan rumah yang berfungsi sebagai toko roti, usaha keluarga mereka. Dilihatnya wajah-wajah pekerja yang tekun mengerjakan adonan roti di dapur, termasuk di antaranya wajah ayahnya. Saat ia selesai menyapa sang ayah itu, ibunya kembali dari bagian depan toko, tampaknya baru selesai meletakkan roti-roti yang baru selesai dipanggang.

"Ara, Tomoe! Okaeri. Sudah menyapa Riku?"

"Tadaima, Kaasan. Sudah, dan tadi dia sepertinya sedang asyik mengobrol dengan temannya, jadi tidak enak mengganggu."

"Maksudnya, Takeru-kun? Maa, memang sebaiknya kamu jangan mengganggu pasangan kekasih. Sini, kamu bantu jaga kasir saja!"

Baru Tomoe akan menyahut dengan jawaban spontan "Baiklah", otaknya keburu menyambungkan maksud ucapan sang ibu.

"... Pacar?"

"Iya, pacar. Ah, kamu ini, kehidupan percintaan adikmu sendiri saja, masa', tidak tahu?"

"Anak cowok seperti Tomoe dan Riku bukan tipe yang suka mengumbar cerita cinta mereka ke orang lain, Kaasan yo," suaminya menyela, selesai memasukkan adonan roti ke dalam oven dan mengatur suhunya. "Padahal Kaasan sendiri perlu ngotot menanyai Riku selama beberapa waktu, baru anak itu mau mengaku."

"Habisnya, mereka, 'kan, di usia yang seharusnya sudah punya pengalaman pacaran 1-2 kali! Kaasan sempat khawatir jangan-jangan kalian cowok herbivora. Oh, iya, Tomoe! Kamu juga sudah pernah pacaran, 'kan? Hei, Tomoe? Dengar pertanyaan Kaasan, tidak?"

Anak sulung keluarga Yagami itu keburu mematung, terlihat kontras dengan pemandangan sibuk di dapur Yagami Bakery.

Comments

Popular posts from this blog

Scrapped: EC-8

Scrapped: Raijin no Keifu

Konstelasi: Sagittarius